BaWor

Admin BAWOR

WordPress Masuk Kampus, Eh Gimana Tuh Maksudnya?

Sumpah deh, pas denger judul di atas, mungkin pikiran lo langsung melayang ke: “Hah? WordPress mau kuliah juga? Ambil jurusan apa? Teknik Informatika atau Hubungan Internasional?”

Eits, kalem dulu, Sob! Maksudnya bukan si WordPress ikutan ospek pake almet, tapi tren di mana platform sejuta umat ini mulai invasi besar-besaran ke dunia akademik. Kalo dulu lo cuma tau WordPress buat bikin blog curhat ala-ala anak galau, sekarang ceritanya udah beda total.


Kenapa Tiba-tiba “Masuk Kampus”?

Jadi gini, gengs. Kampus-kampus sekarang lagi gencar banget yang namanya Digital Literacy. Dan WordPress itu ibarat “pintu masuk” paling asik buat lo yang pengen kelihatan pro di dunia digital tanpa harus pusing tujuh keliling ngoding dari nol.

Ini beberapa alasan kenapa WordPress jadi primadona baru di lingkungan kampus:

  • Portfolio Is Life: Sekarang IPK tinggi doang nggak cukup buat narik perhatian HRD. Mahasiswa dituntut punya personal branding. WordPress jadi alat paling gampang buat pamerin tugas kuliah, proyek organisasi, sampe hasil magang dengan tampilan yang aesthetic parah.

  • Media Kampus yang Lebih ‘Slay’: Majalah dinding? Udah kuno banget! Sekarang pers mahasiswa atau UKM bikin portal berita sendiri pake WordPress. Selain gratis (atau murah), fiturnya lengkap banget buat bikin tampilan ala media gede.

  • Tugas Kuliah Naik Level: Ada beberapa dosen yang udah nggak mau nerima tugas dalam bentuk PDF doang. Lo disuruh bikin landing page atau mini-site buat mempresentasikan riset lo. Biar apa? Ya biar lebih interaktif dan bisa diakses siapa aja!


Emang WordPress Masih Relevan di 2026?

Mungkin ada yang nyeletuk, “Bukannya udah ada TikTok atau Instagram buat pamer karya?”

Dengerin nih, Bestie. Social media itu emang oke buat engagement, tapi WordPress itu rumah lo sendiri. Di sana lo punya kontrol penuh. Nggak bakal tiba-tiba akun lo ke-banned atau algoritma berubah yang bikin konten lo ilang ditelan bumi. Plus, skill WordPress itu high demand banget di dunia kerja. Bisa nge-manage CMS (Content Management System) itu nilai plus yang bikin CV lo makin shining, shimmering, splendid.


Kesimpulannya…

“WordPress Masuk Kampus” itu bukan sekadar tren gaya-gayaan, tapi emang kebutuhan biar mahasiswa nggak cuma jago teori, tapi juga jago eksekusi digital.

Jadi, buat lo yang masih bingung mau mulai dari mana buat bangun karir atau sekadar pengen punya “rumah” di internet, mending buruan deh kulik-kulik WordPress. Jangan sampe lo kalah gercep sama maba yang udah punya personal website kece!

Pro Tip: Jangan cuma instal, tapi coba pelajarin dikit-dikit soal SEO dan desain UI/UX. Dijamin, pas lulus nanti, lo nggak bakal bingung cari loker, malah loker yang nyari lo!

Gimana menurut lo? Udah siap nge-WordPress belum hari ini? Masuk sini buat baca detailnya gengs!

Langkah Berani, Inisiatif Pendidikan Kampus Indonesia

Dunia pendidikan tinggi di Indonesia sedang memasuki babak baru dalam transformasi digital. Bukan lagi sekadar teori, sejumlah universitas dan sekolah tinggi kini mulai membekali mahasiswa mereka dengan keterampilan nyata melalui WordPress Education Initiative.

Program global yang digagas oleh WordPress Project ini bertujuan untuk menjembatani kesenjangan antara dunia akademik dengan kebutuhan industri profesional. Melalui inisiatif ini, mahasiswa di Indonesia diajak menjadi bagian dari ekosistem digital global yang inklusif dan terbuka.

Apa Itu WordPress Education Initiative?

Program ini bukan hanya tentang belajar membuat situs web, melainkan sebuah ekosistem pembelajaran yang mencakup empat pilar utama:

  1. WordPress Campus Connect (WPCC): Workshop intensif yang mengajarkan dasar-dasar WordPress, pembuatan portofolio digital, hingga peluang karier bagi mahasiswa dari berbagai latar belakang jurusan.

  2. WordPress Credits: Program lanjutan yang memfasilitasi mahasiswa untuk berkontribusi langsung pada proyek open-source global.

  3. WordPress Student Clubs: Komunitas berbasis kampus untuk memastikan keberlanjutan kegiatan belajar dan kolaborasi antarmahasiswa secara mandiri.

  4. WordPress Facilitator Training Program: Pelatihan gratis bagi dosen dan staf akademik agar mampu memfasilitasi workshop WordPress di lingkungan kampus masing-masing.

Daftar Kampus Pionir di Indonesia

Beberapa institusi pendidikan di Indonesia telah mengambil langkah nyata dengan menyelenggarakan atau merencanakan program ini:

  • STIT NU Al Farabi Pangandaran: Menjadi pelopor pertama di Indonesia yang menyelenggarakan WPCC pada Maret 2026.

  • Universitas Ekuitas Bandung: Kampus pertama di Bandung yang mengintegrasikan ekosistem WordPress ke kehidupan akademik mahasiswa (April 2026).

  • Universitas Ciputra Surabaya: Menjadwalkan WPCC pada Mei 2026 dengan semangat melahirkan wirausaha kelas dunia.

  • Institut Teknologi Tangerang Selatan (ITTS): Menyiapkan talenta digital yang kompetitif melalui program yang dijadwalkan pada Juni 2026.

  • Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP): Sedang dalam tahap perencanaan untuk membawa ekosistem WordPress ke Jawa Tengah.

  • Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) Tanjung Pinang: Merencanakan keikutsertaan untuk memberikan akses keterampilan digital di wilayah kepulauan.

Mengapa Inisiatif Ini Penting?

Bagi mahasiswa, program ini memberikan manfaat nyata berupa portofolio digital yang siap dipamerkan kepada pemberi kerja, keterampilan yang relevan (mengingat WordPress menguasai lebih dari 43% web di dunia), serta peluang karier remote yang fleksibel.

Bagi institusi pendidikan, keikutsertaan dalam program global ini meningkatkan relevansi kurikulum dengan industri, memperkuat reputasi internasional, dan menyediakan sumber daya pelatihan secara gratis melalui learn.wordpress.org.

Manfaat Utama bagi Pengajar dan Mahasiswa

Program WordPress Education Initiative dirancang untuk memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi seluruh civitas akademika. Berikut adalah rincian manfaat yang didapatkan:

1. Bagi Mahasiswa dan Pelajar

Mahasiswa tidak hanya belajar teori, tetapi juga mendapatkan pengalaman praktis yang sangat berharga untuk masa depan karier mereka:

  • Penguatan Keterampilan Kerja (Employability): Mahasiswa dibekali dengan keterampilan yang relevan dengan kebutuhan pasar kerja saat ini, mulai dari penguasaan teknologi web, kolaborasi tim, hingga kemampuan pemecahan masalah (problem solving).

  • Membangun Portofolio Digital: Melalui workshop Hands-on seperti pada program WordPress Campus Connect (WPCC), mahasiswa diajarkan untuk membangun situs web portofolio profesional secara mandiri menggunakan teknologi terbaru seperti Full Site Editing (FSE).

  • Akses ke Proyek Global: Melalui skema WordPress Credits, mahasiswa berkesempatan melakukan magang dengan berkontribusi langsung pada proyek open-source global, baik dalam bidang kode, desain, dokumentasi, hingga pemasaran.

  • Dukungan Fasilitas Premium: Mahasiswa peserta program berkesempatan mendapatkan akses gratis ke layanan hosting profesional dan alat pendukung lainnya dari sponsor global WordPress.

2. Bagi Pengajar dan Institusi Pendidikan

Bagi dosen dan staf akademik, program ini menawarkan alat untuk meningkatkan standar pengajaran dan relevansi kurikulum:

  • Inovasi Pembelajaran: Mendorong penerapan metode project-based learning yang terukur dan terintegrasi dengan kebutuhan industri digital.

  • Pelatihan Fasilitator Gratis: Tersedia WordPress Facilitator Training Program bagi dosen dan staf agar mereka mampu menyelenggarakan workshop WordPress secara mandiri di kampus masing-masing.

  • Jejaring Internasional: Membuka akses bagi pengajar untuk menjalin jejaring profesional dengan komunitas teknologi internasional dan ekosistem open-source terbesar di dunia.

  • Sertifikasi dan Pengakuan: Penyelenggara kegiatan di kampus dapat mengeluarkan sertifikat resmi yang diakui dan dapat ditandatangani oleh pihak WordPress global.

Saatnya Kampus Anda Bergabung

Dengan bergabung dalam inisiatif ini, pengajar dan mahasiswa di Indonesia berkesempatan untuk bertransformasi dari sekadar pengguna internet pasif menjadi kreator dan kontributor aktif dalam ekosistem ekonomi digital global.
Gerakan ini terus meluas dari ujung barat hingga timur Indonesia. Setiap kampus memiliki kesempatan yang sama untuk menjadi pusat inovasi digital berikutnya. Bagi para dosen, mahasiswa, maupun staf akademik yang ingin membawa perubahan ini ke institusinya, informasi lebih lanjut dapat diakses melalui:

  • Situs resmi: wordpress.org/education/

  • Komunitas lokal: wp-id.org

  • Materi belajar gratis: learn.wordpress.org

Mengenal Wapuu Indonesia

Maskot Unik Pemersatu Komunitas WordPress Indonesia

Selamat datang di Wapuu.id, rumah digital bagi koleksi maskot WordPress paling ikonik di Nusantara! Jika Anda adalah pengguna WordPress, pengembang web, atau bagian dari komunitas teknologi di Indonesia, Anda mungkin sering melihat sosok kuning menggemaskan yang mengenakan berbagai pakaian adat atau memegang ikon budaya lokal. Itulah Wapuu.

Namun, apa sebenarnya Wapuu itu? Dan mengapa Indonesia memiliki begitu banyak variasi Wapuu? Mari kita telusuri lebih dalam.

Apa Itu Wapuu?

Wapuu adalah maskot resmi komunitas WordPress global yang bersifat open-source. Pertama kali lahir di Jepang pada tahun 2009 (didesain oleh Kazuko Kaneuchi), Wapuu diciptakan sebagai upaya untuk membuat WordPress lebih “akrab” dan populer di kalangan pengguna di Jepang.

Karena lisensinya yang bebas (GPL), Wapuu segera mendunia. Setiap negara, kota, hingga acara WordCamp di seluruh dunia kini memiliki versi Wapuu mereka sendiri yang merepresentasikan budaya lokal masing-masing.

Wapuu Indonesia: Cermin Kekayaan Budaya Nusantara

Wapuu Indonesia bukan sekadar ilustrasi lucu. Setiap desain Wapuu yang Anda lihat di Wapuu.id membawa identitas dari berbagai daerah di Indonesia. Komunitas WordPress Indonesia yang tersebar dari Bali hingga Jakarta menggunakan Wapuu sebagai simbol kebanggaan daerah.

Koleksi Wapuu Berdasarkan Chapter

Di website kami, Anda bisa menjelajahi berbagai “Wapuu Chapter” yang memiliki ciri khas unik:

  • Si Pitung (Chapter Jakarta): Mengenakan atribut khas jawara Betawi, melambangkan semangat dan keberanian ibu kota.

  • Kang Wapuu (Chapter Bandung): Tampil santun dengan sentuhan khas tanah Pasundan.

  • Wayan (Chapter Bali): Mengenakan udeng dan kain tradisional, merepresentasikan kehangatan pulau dewata.

  • Kowen (Chapter Tegal): Hadir dengan identitas khas “Laka-laka” dari Tegal.

  • Ongis (Chapter Malang): Terinspirasi dari ikon “Singo Edan” yang menjadi kebanggaan warga Malang.

  • Arek Suroboyo (Chapter Surabaya): Membawa semangat kepahlawanan kota Surabaya.

  • Bawpuu (Chapter Banyumas): Mengenakan pakaian tradisional khas Banyumasan.

Mengapa Wapuu Penting Bagi Komunitas?

Wapuu memiliki peran besar dalam membangun ekosistem WordPress di Indonesia:

  1. Identitas Visual: Menjadi pembeda antara satu komunitas daerah dengan daerah lainnya dalam sebuah acara nasional/internasional.

  2. Semangat Berbagi (Open Source): Sebagaimana kode WordPress, desain Wapuu bisa dikembangkan oleh siapa saja, selama tetap menghormati semangat komunitas.

  3. Koleksi & Merchandise: Wapuu sering muncul dalam bentuk stiker, kaos, hingga pin (swag) yang menjadi koleksi wajib para pengunjung WordCamp.


Gabung dan Berkontribusi!

Apakah komunitas WordPress di kota Anda belum memiliki Wapuu? Atau Anda seorang desainer yang ingin menyumbangkan karya Wapuu versi daerah Anda?

Melalui Wapuu.id, kami membuka pintu bagi siapa saja untuk:

  • Arsip Wapuu: Melihat kembali sejarah dan koleksi Wapuu dari berbagai acara WordCamp di Indonesia.

  • Submit Wapuu: Kirimkan desain maskot chapter Anda untuk kami tampilkan di direktori nasional.

  • Produk & Merchandise: Dukung komunitas dengan memiliki merchandise resmi Wapuu Indonesia melalui halaman toko kami.

Wapuu Indonesia adalah simbol kreativitas, keberagaman, dan kebersamaan. Lewat maskot-maskot kecil ini, kita merayakan bagaimana teknologi (WordPress) dapat menyatukan berbagai budaya dari Sabang sampai Merauke.

Mari terus berkarya dan kembangkan komunitas WordPress Indonesia. Wapuu on!


Kunjungi terus Wapuu.id untuk update koleksi maskot terbaru dan informasi event komunitas WordPress di sekitarmu!

Membuat Tema WordPress dari Landing Page

Mengonversi landing page statis (HTML/CSS) menjadi tema WordPress adalah langkah strategis untuk mendapatkan kemudahan manajemen konten (CMS) tanpa kehilangan desain kustom yang sudah Anda buat.

Berikut adalah panduan langkah demi langkah untuk melakukan konversi secara mandiri dengan standar pengembangan modern.


1. Persiapan Struktur Folder Tema

Langkah pertama adalah membuat folder baru di direktori /wp-content/themes/. Berikan nama folder yang unik, misalnya my-custom-landing-page.

Di dalam folder tersebut, buatlah file-file dasar berikut:

  • style.css: Berisi informasi metadata tema.

  • index.php: File utama cadangan.

  • header.php: Untuk bagian atas website.

  • footer.php: Untuk bagian bawah website.

  • functions.php: Untuk mengaktifkan fitur tema.


2. Menyiapkan File Metadata (style.css)

Salin kode CSS dari landing page asli Anda ke dalam style.css. Di bagian paling atas, tambahkan komentar khusus agar WordPress mengenali folder ini sebagai tema:

CSS

/*
Theme Name: My Landing Page Theme
Author: Nama Anda
Description: Konversi Landing Page ke WordPress.
Version: 1.0
*/

3. Memecah HTML Menjadi Bagian-Bagian WordPress

A. Header (header.php)

Pindahkan kode HTML dari bagian <!DOCTYPE html> sampai ke penutup tag </header> ke dalam file ini. Jangan lupa tambahkan fungsi wajib wp_head() tepat sebelum tag </head>.

B. Footer (footer.php)

Pindahkan kode dari bagian awal <footer> sampai tag penutup </html>. Tambahkan fungsi wp_footer() tepat sebelum tag </body>.

C. Konten Utama (index.php)

Gunakan fungsi PHP untuk memanggil bagian-bagian yang sudah dipisah:

PHP

<?php get_header(); ?>

<?php get_footer(); ?>

4. Memanggil Aset (CSS dan JS) melalui functions.php

Agar script dan gaya tampilan termuat dengan benar sesuai standar WordPress, gunakan file functions.php. Jangan melakukan hardcode link di header.php.

PHP

<?php
function load_landing_page_assets() {
    wp_enqueue_style('main-style', get_stylesheet_uri());
    wp_enqueue_script('main-js', get_template_directory_uri() . '/js/script.js', array(), '1.0', true);
}
add_action('wp_enqueue_scripts', 'load_landing_page_assets');

5. Mengintegrasikan Konten Dinamis

Agar konten bisa diubah melalui Dashboard WordPress, Anda memiliki dua pilihan utama:

  1. Metode Tradisional: Menggunakan “The Loop” WordPress di dalam index.php untuk menampilkan konten dari Page Editor.

  2. Metode Modern (Block Theme): Mengonversi elemen HTML Anda menjadi blok-blok WordPress. Ini adalah cara yang direkomendasikan jika Anda ingin memaksimalkan fitur Full Site Editing (FSE).

Tips Ahli: Gunakan file theme.json jika Anda ingin mengontrol skema warna dan tipografi tema secara global melalui Editor Situs.

Konversi landing page ke WordPress memberikan Anda fleksibilitas desain sekaligus kekuatan pengelolaan data. Dengan membagi struktur HTML menjadi komponen PHP dan mendaftarkan aset secara benar, Anda telah memiliki pondasi tema WordPress yang ringan dan cepat.

Jika Anda ingin melangkah lebih jauh, pertimbangkan untuk menggunakan Advanced Custom Fields (ACF) untuk mempermudah pengisian teks dan gambar pada landing page Anda tanpa menyentuh kode lagi di masa depan.

WordCamp Asia 2027 Resmi Digelar di Penang, Malaysia

Panggilan Terbuka untuk Tim Organizers!

Kabar gembira bagi komunitas WordPress di seluruh Asia! Setelah sukses digelar di berbagai kota besar seperti Bangkok, Taipei, Manila, dan Mumbai, perhelatan akbar WordCamp Asia 2027 akhirnya resmi mendarat di Malaysia.

Kota yang terpilih menjadi tuan rumah adalah Penang, sebuah pulau yang dikenal dengan perpaduan harmonis antara warisan sejarah UNESCO, seni jalanan yang ikonik, dan surga kuliner kelas dunia.

Detail Acara WordCamp Asia 2027

  • Tanggal: 9 – 11 April 2027

  • Lokasi: Penang Waterfront Convention Centre (PWCC)

  • Tema Utama: “Modern Heritage Aesthetic”

Tema ini dipilih untuk mencerminkan identitas Penang yang mampu mempertahankan nilai-nilai sejarah namun tetap melangkah maju dengan teknologi dan inovasi modern—sejalan dengan semangat WordPress yang terus berkembang.

Mengapa Penang?

Penang adalah destinasi wisata terkenal di dunia yang memadukan warisan budaya yang kaya, pengalaman kuliner kelas dunia, dan atraksi yang seru. Berikut adalah alasan mengapa Penang sangat istimewa

Surga Kuliner Kelas Dunia

Terpilih sebagai salah satu 10 Kota Makanan Jalanan (Street Food) Terbaik di Asia oleh CNN Travel, Penang juga merupakan kota yang diakui Michelin, dengan lebih dari 40 restoran yang mendapat bintang dan rekomendasi Michelin.

Destinasi Wisata yang Diakui Secara Internasional

Mendapat pujian dari media global, Penang baru-baru ini masuk dalam daftar 52 Tempat yang Wajib Dikunjungi Tahun 2026 versi The New York Times, Tempat Terhebat di Dunia versi Majalah TIME, dan 20 Tempat Wisata Terbaik versi CNN Travel. Selain itu, Penang juga merupakan Situs Warisan Dunia UNESCO!

Atraksi & Akomodasi Kelas Dunia

Selain budayanya, Penang menawarkan resor pemenang penghargaan dan pengalaman mendebarkan, termasuk taman hiburan yang memegang 4 Rekor Dunia Guinness (Guinness World Records), yang menampilkan Seluncuran Air Tabung Terpanjang di Dunia yang super epik!

Aman, Ramah, dan Nyaman

Dinobatkan oleh Lonely Planet sebagai kota terbaik ke-2 di Asia Tenggara untuk solo traveling, Penang juga telah memenangkan berbagai penghargaan wisata medis internasional dan sering masuk dalam daftar pulau terbaik di dunia untuk menghabiskan masa pensiun.

Panggilan Terbuka untuk Organizers (Global Call)

Kesuksesan acara sebesar WordCamp Asia tidak lepas dari peran para sukarelawan di balik layar. Saat ini, panitia inti yang dipimpin oleh Julian Song (Malaysia), Andy Saw (Malaysia), Junko Nukaga (Jepang), dan Oneal Rosero (Filipina) secara resmi membuka pendaftaran bagi calon Organizers.

Jika Anda memiliki semangat untuk berkontribusi bagi komunitas open-source, ini adalah kesempatan Anda untuk:

  • Membangun jaringan dengan tokoh-tokoh WordPress global.

  • Mengasah keterampilan manajemen acara berskala internasional.

  • Menjadi bagian dari sejarah pertama kali WordCamp Asia diadakan di Malaysia.

Cara Bergabung

Panitia mencari individu yang berdedikasi untuk mengisi berbagai divisi, mulai dari divisi konten, logistik, sponsor, hingga komunikasi. Anda tidak harus menjadi seorang developer untuk bergabung; keberagaman latar belakang adalah kunci kekuatan tim kami.

Jangan lewatkan kesempatan untuk membawa suara komunitas Indonesia ke panggung Asia! Untuk informasi lebih lanjut mengenai proses pendaftaran, silakan kunjungi situs resmi asia.wordcamp.org/2027.

Sampai jumpa di Penang, Malaysia! Mari kita buat WordCamp Asia 2027 menjadi momen yang tak terlupakan.

1 2 3 6