WordPress sering menjadi bahan perbincangan: apakah masih relevan di era platform pembuat situs baru seperti Webflow, Shopify, Framer, Ghost, dan Wix? Banyak orang, terutama developer dan pemilik usaha, mulai mempertanyakan apakah WordPress masih layak digunakan di 2025. Artikel ini mencoba menjawabnya dengan data, tren, dan opini ahli seputar keadaan WordPress saat ini dan ke depannya.
Bagaimana Orang Mengira WordPress “Mati”?
Beberapa alasan umum yang sering disebut:
-
Terlihat Ketinggalan Zaman
Dashboard WordPress dan pengalaman editingnya kadang terasa kurang modern dibandingkan editor visual yang sangat intuitif pada platform lain. -
Pasar Plugin & Tema yang Terlalu Banyak
WordPress bergantung pada plugin untuk fungsi tambahan, tetapi ini juga membuat manajemen plugin menjadi sulit, sering perlu update, dan rentan konflik. -
Isu Keamanan
Karena sangat populer, WordPress sering jadi target peretas — terutama jika plugin atau tema tidak diperbarui. -
Alternatif yang Lebih “Ringan” Menarik
Platform seperti Webflow, Framer, Ghost, dan Wix menawarkan pengalaman yang sangat sederhana dan langsung siap pakai tanpa banyak konfigurasi. -
Kode Lawas Membuat Developer Frustrasi
WordPress masih menggunakan sistem PHP dan struktur yang kadang terasa kuno dibandingkan framework modern, sehingga beberapa developer merasa kurang efisien. -
Penurunan Pangsa Pasar CMS
WordPress pernah memegang hampir 65 % pangsa pasar CMS — tetapi data terbaru menunjukkan turun menjadi sekitar 60,9 % meskipun tetap dominan.
Apa yang Sebenarnya Terjadi di WordPress 2025?
Walaupun ada hype bahwa WordPress “tua”, kenyataannya:
- WordPress masih aktif dikembangkan
Tim inti terus merilis update, khususnya pada editor Gutenberg dan fitur Full Site Editing yang semakin matang. - WooCommerce tetap menjadi raja e-commerce open-source
Walau Shopify populer, WooCommerce masih banyak dipakai karena fleksibilitas penuh pada toko online. - Banyak organisasi besar masih menggunakan WordPress
Mulai dari portal berita besar sampai situs institusi besar memakai WordPress karena fleksibilitas dan stabilitasnya. - Komunitas developer masih sangat kuat
Ekosistem plugin, tema, dan developer WordPress tetap aktif, termasuk adopsi setup headless dengan frontend modern seperti React or Next.js. - WordPress masih menguasai web secara global
WordPress memegang sekitar 43 % dari semua situs di dunia dan tetap menjadi CMS paling banyak dipakai.
Situasi Nyata: Siapa yang Masih Menggunakan WordPress?
WordPress tetap relevan untuk berbagai jenis situs:
– Agensi dan Freelancer — untuk proyek klien yang beragam.
– Blog / Situs Konten — WordPress dibangun untuk blogging.
– Toko Online (WooCommerce) — terutama untuk yang ingin kontrol penuh atas toko.
– Portal Khusus — seperti sistem kursus, manajemen acara, membership.
Apa yang Sedang Berkembang di WordPress?
– Gutenberg Phase 3 — sudah memasuki fase kolaborasi waktu nyata, seperti Google Docs.
– AI mulai masuk ke tool & plugin WordPress, membantu konten otomatisasi.
– Desain tema berbasis blok makin banyak digunakan, menggantikan cara tradisional.
Jadi, Apakah WordPress Mati?
Tentu Tidak. WordPress berubah dan beradaptasi.
Platform ini tetap sangat besar, terus dikembangkan, dan digunakan oleh jutaan orang serta bisnis di seluruh dunia. Meski beberapa orang beralih ke alat lain, WordPress tetap punya keunggulan dalam fleksibilitas, kontrol penuh, dan ekosistem open-source yang kuat dibandingkan banyak platform yang lebih sederhana.
Jika kamu mempertimbangkan WordPress untuk website sekarang atau di masa depan, jawabannya masih sangat layak — tergantung pada kebutuhan proyek dan preferensimu.
Sumber:
https://themewinter.com
